BK0 Berbakti kepada Parents

Haee gaezzz balik lagi, sekarang gaezz aqu mau ngebagiin cerita bko lagi pada hari ke 3, dan ini ceritanyaPada hari ini aqu membantu ibuku mengepel lantai, lalu aqu membantu ibuku menjemur pakaian pada siang hariLalu aqu membantu my dad menyapu halaman rumah hingga teras rumahYa segitu aja dari aqu, tank yu gaezzz

BK0 Berbakti kepada ParentS

Haee gaezzz kali ini aq akan ngebagiin cerita bko pada hari ke 2, dan ini ceritanya

Pada pagi hari aq membantu mencuci piring yang sudah kotor, lalu aq membantu my dad menyapu halaman rumah hingga bersih, lalu aq membantu menggoreng martabak

Lalu aq membantu membersihkan sepedanya hingga mengkilat, dan aq membantu ibuku mencuci piring lagi.

Dan saya membantu my mom menjemur pakaian.

And segitu saja dari aq. tank yu

BK0 Berbakti kepada ParentS

Haee gaezzz kali ini aq mau ngebagiin cerita tentang kegiatan aku mengikuti KBO dihari ke 1, nah ini ceritanya gaezzz

Jadi dipagi hari setelah sholat shubuh aq makan dan aq mencuci piring bekas makanq dan orang tuaq, lalu di siang hari pada saat panas matahari terik aq menjemur baju hingga kering.

Lalu aq membantu ibu q mengepel lantai hingga bersih dan mengkylat dan aq membantu my father memasang gorden untuk menutupi jendela dan memasang teralis.

Ya sekian dari me dalam meceritakan BKO aq

Tank yu gaezzz

#14haribelajardirumahalasmpht

#hari1belajardirumahalasmpht

Pengalaman pembuatan journal perjalanan

Assalamualaikum warahmatullahi wabarokatu

Kali ini gaezzz aqu ingin mengshare pengalaman pembuatan journal perjalanan.

Jadi gaezzz aqu buatnya susah gaezzz karna aqu tidack bawa lem buat menempelkan ke scrap book, dan aqu cuma sedikit menulis di scrap book nya agar enak dipandang

Bagian yang susah dibuat yaitu bagian saat saya menggambar angkot di foto ke 3

Aqu merasa maksimal karena aqu membuatnya dengan senang hati

Manfaatnya adalah aqu bisa menumpahkan kreatifitas dalam membuat journal

Bisa perjalanan, wisata, sejarah, dan kuliner

Ya sekian dari aqu gaezzz

Wassalamualaikum warahmatullahi wabarokatu

Studi Eksplorasi

Assalamualaikum warahmatullahi wabarokatu

Kali ini saya akan membagikan cerita tentang saya dalam mengikuti studi eksplorasi, dan berikut ceritanya

Pada tanggal 27 februari, ada kegiatan field trip yang dilaksanakan dari jam 7:30 am sampai 3:30 pm. Saya pertama kali naik angkot hijau, dan kelompok saya membeli sarapan roti dan susu, setelah itu saya dan kelompok saya pergi menuju tempat batik komar, setelah sampai disana saya diperlihatkan oleh karyawan nya proses pembiatan batik komar dan batik komar mempunyai banyak piagam.

Di sana saya disuruh membuat batik sendiri, saya membuatnya menggunakan satu gambar yaitu tokoh doraemon suneo honekawa dan saya memilih warna biru untuk batik buatan saya, dan setelah itu saya diperlihatkan bagaiman cara mewarnakan batik, setelah itu saya balik ke angkot dan menuju ayam spg tepatnya di patiukur dan disana saya makan siang setelah selesai makan siang saya menuju masjid pus dai di sana saya sholat dhuhur berjamaah.

Setelah itu saya pergi ketempat museum geologi di sana saya foto foto seperti rangkaian tulang tyrannosaurus Rex, awal mula kehidupan, dan evolusi bumi, setelah berfoto foto saya menuju taman lansia, disana saya jalan jalan dan foto foto juga, disana banyak sekali orang berjualan dan ada bandros, setelah saya ke taman lansia saya balik lagi ke angkot menuju kopi janji jiwa.

Setelah saya sampai ke kopi jani jiwa karena salah satu dari kelompok saya ingin membeli kopi janji jiwa dan setelah sampai di tempat kopi janji jiwa kelompok saya membeli kopi itu dan setelah hujan turun saya dan kelompok saya menaiki angkot untuk ke sekolah, dan sesampainya disekolah saya istirahat lalu sholat berjamaah di masjid, setelah itu saya main hp lalu pulang ke rumah.

Ya sekian dari pengalaman cerita dari saya

wassalamualaikum warahmatullahi wabarokatu

Rangkuman Berita Ekspor

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarokatu

Kali ini saya akan merangkum artikel berita tentang ekspor di Indonesia, dan ini artikel beritanya.

Ekspor Lobster Dibuka & Dampak Virus Corona ke Perdagangan Baru Akan Terasa Februari

Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia atau KNTI menanggapi rencana Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) yang akan merevisi Peraturan Menteri KP Nomor 56 Tahun 2016 tentang Larangan Penangkapan dan Pengeluaran Lobster, Kepiting, dan Rajungan dari Indonesia. Dalam revisi itu, Kementerian KP berencana mengubah aturan terkait penangkapan dan ekspor benih lobster.

Ketua Pelaksana Harian KNTI Dani Setiawan mengatakan, rencana pembukaan keran ekspor benih lobster itu harus didasari kepentingan kelompok nelayan kecil atau nelayan tradisional. “Jangan hanya berorientasi ke devisa. Kalau hanya menguntungkan kelompok tertentu, saya kira sama saja,” ujar Dani di kantornya, Jakarta Selatan, Senin, 17 Februari 2020.

Dani menyatakan bahwa selama ini nelayan kecil sudah menelan pil pahit akan adanya permen 56 tahun 2016, utamanya nelayan-nelayan di Pulau Lombok adalah pusat budidaya lobster terbesar di Indonesia.

__________________________________________________________

Pada tanggal 20 Januari beberapa negara mulai melakukan pengecekan suhu badan khususnya di bandara-bandara. Sehari berselang, virus Corona menyebabkan korban meninggal dunia. Selanjutnnya, pada 31 Januari 2020, WHO menetapkan darurat virus Corona. Suhariyanto juga memaparkan kronologis dari penyebaran virus Corona. Pada tanggal 31 Desember dilaporkan ada virus Corona dari Wuhan dan baru diidentifikasi pada 3 hingga Januari 2020. 

“Dampak dilihat sesudah Imlek. Harusnya sudah tercermin satu Minggu ini. Karena yang kami sajikan sekarang sebulan terakhir,” ujarnya di Kantornya, Jakarta, Senin, 17 Februari 2020.

Dia menuturkan organisasi kesehatan dunia atau World Health Organization baru mengeluarkan darurat Corona pada akhir Januari. Karena itu, perdagangan Indonesia pada keseluruhan Januari belum terlalu berdampak. BPS tidak menghitung secara detail angka dan realisai ekspor dsn impor perminggu.

BPS mencatat neraca perdagangan Indonesia mengalami defisit sebesar US$ 870 juta pada Januari 2020. BPS mencatat ekspor nonmigas per Januari 2020 mencapai US$ 12,61 miliar atau turun 5,33 persen dibandingkan Desember 2019.

Segini saja rangkuman artikel beritanya,

Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarokatu

https://bisnis.tempo.co/read/1308507/ekspor-lobster-dibuka-knti-jangan-cuma-berorientasi-ke-devisa/full?view=ok

https://bisnis.tempo.co/read/1308572/bps-dampak-virus-corona-ke-perdagangan-baru-akan-terasa-februari

Proses Pelaksanaan Kongres Pemuda 2

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarokatu

Kali ini saya akan membagikan artikel tentang Proses Pelaksanaan Kongres Pemuda 2, dan berikut artikelnya.

Kongres dilaksanakan di tiga gedung yang berbeda dan dibagi dalam tiga kali rapat.

Rapat pertama, Sabtu 27 Oktober 1928 diadakan di Gedung Katholieke Jongenlingen Bond (KJB, Waterlooplein (sekarang Lapangan Banteng). Dalam sambutannya, ketua PPPI Sugondo Djojopuspito berharap kongres ini dapat memperkuat semangat persatuan dalam sanubari para pemuda. Acara dilanjutkan dengan uraian Muhammad Yamin tentang arti dan hubungan persatuan dengan pemuda. Menurutnya ada lima faktor yang bisa memperkuat persatuan Indonesia yaitu sejarah, bahasa, hukum adat, pendidikan dan kemauan.
Rapat kedua, Minggu 28 Oktober 1928 kongres diadakan di Gedung Oost-Java Bioscoop, membahas masalah pendidikan. Kedua pembicara, Poernomowoelan dan Sarmidi Mangoensarkoro, berpendapat bahwa anak harus mendapat pendidikan kebangsaan, harus pula mendapat keseimbangan antara pendidikan di sekolah dan di ruamh. Anak juga harus dididilk secara demokratis.
Pada rapat penutupan digedung Indonesische Clubgebouw di Jalan Kramat Raya 106. Sunario menjelaskan pentingnya nasionalisme dan demokrasi selain gerakan kepanduan. Ramelan mengemukakan gerakan kepanduan tidak bisa dipisahkan dari pergerakan nasional. Gerakan kepanduan sejak dini mendidik anak-anak disiplin dan mandiri, hal-hal yang dibutuhkan dalam perjuangan.

Sebelum kongres ditutup diperdengarkan lagu Indonesia raya karya Wage Rudolf Supratman yang dimainkan dengan biola saja tanpa syair atas saran Sugondo kepada Supratman. lagu tersebut disambut dengan sangat meriah oleh peserta kongres. Kongres akhirnya ditutup dengan mengumumkan rumusan hasil kongres. Oleh para pemuda yang hadir, rumusan itu diucapkan sebagai Sumpah Setia.

Para peserta Kongres Pemuda II ini berasal dari berbagai wakil organisasi pemuda yang ada pada waktu itu, seperti Jong Java, Jong Ambon, Jong Celebes, Jong Batak, Jong Sumatranen Bonda, Jong Islamieten Bond, Sekar Rukun, PPPI, pemuda Kaum Betawai, dan lain-lain. Di antara mereka hadir pula beberapa orang pemuda Tionghoa sebagai penagamat yaitu Oey Kay Siang, John Lauw Tjoan Hok dan Tjio Djien Kwie namun sampai saat ini tidak diketahui latar belakang organisasi yang mengutus mereka.Sementara Kwee Thiam Hiong hadir sebagai seorang wakil dari Jong Sumatranen Bond. Turut hadir juga 2 perwakilan dari Papua yakni Aitai Karubaba dan Poreu Ohee. Diprakarsai oleh AR Baswedan pemuda keturunan arab di Indonesia mengadakan kongres di Semarang dan mengumandangkan Sumpah Pemuda Keturunan Arab.

Hasil Keputusan Kongres Pemuda II berhasil mengambil keputusan yang dikenal sebagai Sumpah Pemuda, yang isinya sebagai berikut:

Pertama: Kami Putra dan Putri Indonesia mengaku bertumpah darah yang satu, tanah Indonesia.
Kedua: Kami Putra dan Putri Indonesia mengaku berbangsa satu, bangsa Indonesia.
Ketiga: Kami Putra dan Putri Indonesia menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia.
Rumusan tersebut dibuat oleh sekretaris panitia, Moh. Yamin dan dibacakan oleh ketua kongres, Sugondo Joyopuspito, secara hikmat didepan kongres. Selanjutnya diperdengarkan lagu Indonesia Raya yang diciptakan dan dibawakan oleh. W.R. Supratman dengan gesekan biola.

Peristiwa bersejarah itu merupakan hasil kerja para pemuda pelajar Indonesia. Walaupun organisasi peserta kongres masih merupakan organisasi pemuda kedaerahan, mereka ikhlas melepaskan sifat kedaerahannya secara konsekuen meleburkan diri kedalam satu wadah yang telah disepakati bersama yaitu Indonesia Muda.Rumusan tersebut dibuat oleh sekretaris panitia, Moh. Yamin dan dibacakan oleh ketua kongres, Sugondo Joyopuspito, secara hikmat didepan kongres.

Selanjutnya diperdengarkan lagu Indonesia Raya yang diciptakan dan dibawakan oleh. W.R. Supratman dengan gesekan biola. Peristiwa bersejarah itu merupakan hasil kerja para pemuda pelajar Indonesia. Walaupun organisasi peserta kongres masih merupakan organisasi pemuda kedaerahan, mereka ikhlas melepaskan sifat kedaerahannya secara konsekuen meleburkan diri kedalam satu wadah yang telah disepakati bersama yaitu Indonesia Muda.

Segini saja artikel tentang proses pelaksanaan kongres pemuda 2.

Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarokatu

https://www.gurupendidikan.co.id/kongres-pemuda-ii-pengertian-persiapan-pelaksanaan-peserta-hasil-keputusan/

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai